Selasa, 06 September 2011

Puisi Khalil Gibran

Kehidupan
Engkau dibisiki bahwa hidup adalah kegelapan
Dan dengan penuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan
Padamu penuh kebimbangan
Kutawarkan padamu bahwa hidup adalah
Kegelapan jika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti
pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosong bila tidak
diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaan kecuali disertai
cinta
Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu
Dengan wujudnya kamu
wujud manusia lain dan wujud Tuhan


 

Cinta Yang Agung
Adalah ketika kamu menitikan air mata dan masih
peduli terhadapnya.....
Adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan kamu
masih menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih
menunggunya dengan setia....
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu
masih bisa tersenyum sembari berkata "Aku turut
bahagia untukmu" apabila cinta tidak berhasil...

Bebaskan dirimu.....
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan
terbang ke alam bebas lagi...
Ingatlah.....
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tapi......
ketika cinta itu mati...
kamu tidak perlu mati bersamanya.....
Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang....
Melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh


Kisahku
Dengarkan kisahku...
Dengarkan tetapi jangan menaruh belaskasihan padaku,
karena belas kasian menyebabkan kelemahan,
padahalku masih tegar dalam penderitaanku.....
Jika kita mencintai, cinta kita bukan dari diri kita,
juga bukan untuk diri kita
Jika kita gembira, kegembiraan kita bukan berada
dalam diri kita, tapi dalam hidup itu sendiri
Jika kita menderita, kesakitan kita tidak terletak pada
luka kita, tetapi dalam hati nurani alam,

Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang karena
pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak
tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun
atau bahkan dari generasi ke generasi

Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahannya jiwa
dan raga adalah sebuah kebenaran,
yang terbuka namun rahasia, ia hanya dapat difahmi melalui
cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan,
dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia
menghilang bagai segumpal wap


Cermin Diri
Jika sifat kalkulatif metualisme
membuat kau jauh dariku.....
Berarti pemahaman individualismu
masih teramat dangkal.....
aku banar-benar kecewa soal itu...
Percuma mulutku bebui sampai robek
Kau takan pernah paham maksudku.....
Dan jika Kalturalis masih mengikat kuat
Didalam pikiranmu
Sampai mampus pun kau tak kan bisa terima aku...!
Kau seperti kaum Ortodox yang selalu ingin menempatkan Egomu
diatas altar penyembahan itu.....
Slalu ingin disanjung
seperti anak kecil yang dicolok
permen karet kemulutnya...
Jika egomu diperolok
Mukamu merah menyala bagai api...!
Dasar manusia ortodox.....!

 

Kami dan Kalian
Kalian tinggal dalam rumah kebodohan, karena
dalam rumah ini
Tiada cermin kaca buat memandang jiwa.
Kami menghela nafas panjang, dan
Dari keluh ini
Terbitlah bisikan bunga-bunga dan gemericik
Daunan dan bisikan anak sungai..
Kami hiba akan kekerdilanmu serta kebencian
kalian
Akan kejayaan kami, antara rasa hiba kami dan
Kebencian kalian, sang waktu berhenti tertahan

kami menghampirimu sebagai teman, tapi kalian
menyerang kami sebagai musuh, antara
persahabatan
kami dan permusuhan kalian, terbentang jurang
dalam
Yang dialiri darah dan airmata


Kawan Sejati
Anign syahdu mendendang senandung merdu
bait demi bait terlantun
mekar kembang hidupkan taman

Ini kisah gembira tentang kembalinya
sang Bayu nan teduh
Sang kawan sejati
Sang teman sehati
kala menatap Cinta

Dinda, mengapa pergi demikian lama?
Tak tahukah engkau rindu telah menggunung?

Kini engkau kembali, wahai putri jelita
Kini kerinduan telah terobati
Bergati gejolak yang tak kalah merisaukan
Penantian akan Senyum yang kau tebar
senyum termanis dari jiwa yang Indah

Dan,
Tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman
"Mari dinda, warnai samudra dengan goresan pena"

| Aneka |

0komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

Silakan berkomentar, tapi jangan memasukkan SPAM yah…